Panduan Lengkap SEO YouTube Terbaru 2022 Dalam Meningkatkan Viewers

343

101Red – Sebelum membahas SEO YouTube, coba cari tahu siapa yang tidak kenal dengan kanal media sosial satu ini! Di era digital, ada banyak anak-anak sampai remaja yang memiliki mimpi untuk menjadi content creator YouTube! Mengapa demikian? Selain menyajikan konten hiburan dan edukasi, YouTube juga kerap kali digunakan untuk mempromosikan suatu usaha, jasa, dan juga produk. Maka dari itu, tidak terhitung jumlah influencers, food vlogger, beauty vlogger and enthusiast, gamers, edukator, dan juga public figure menggunakan YouTube sebagai salah satu platform yang menjanjikan dalam dunia media sosial.

Ya, dengan menerapkan SEO YouTube yang tepat, Anda bisa memenangkan persaingan di YouTube dan mendatangkan banyak penonton. Nah, kalau Anda baru saja berkecimpung di dunia social video YouTube dan berharap memiliki view yang banyak, simak panduannya di bawah ini.

Pengertian SEO YouTube

YouTube dipakai untuk platform promosi, branding, atau mencari uang dari iklan sama halnya dengan website. Traffic yang tinggi pada video dan kemunculan iklan akan dikonversi menjadi penghasilan dan bisa diambil secara berkala. Kalau video memiliki view tinggi, penghasilan juga mengikuti. Itulah kenapa Anda harus melakukan optimasi SEO YouTube.

SEO YouTube adalah langkah optimasi dari video yang Anda buat dan unggah di YouTube. Tujuan utama optimasi ini adalah membuat video lebih banyak diakses oleh masyarakat. Dengan kata kunci tertentu, video bisa muncul di posisi atas.

YouTube adalah mesin pencari sama halnya dengan Google. Apa saja yang ada di basis datanya bisa ditemukan dengan kata kunci tertentu. Karena konsep ini sama halnya dengan SEO website, video juga butuh optimisasi seperti pemberian kata kunci, tag, atau lainnya.

Kalau Anda bisa mengoptimalkan video dengan menerapkan teknik SEO, video bisa lebih mudah ditemukan di dalam platform. Selain itu video juga bisa muncul dalam pencarian di YouTube mengingat platform ini juga dimiliki oleh Google.

  1. Lakukan Riset Kata Kunci atau Keyword untuk Video

Seperti usaha memaksimalkan SEO pada website, SEO YouTube juga membutuhkan riset kata kunci atau keyword untuk video Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui tema atau topik utama yang akan Anda bahas dalam video Anda. Setelah mengetahui topik utama, Anda bisa melakukan pencarian kata kunci atau keyword yang sesuai. Anda juga bisa menggunakan Google Trends dan YouTube Analytic yang dapat membantu Anda untuk menemukan keywords terkait topik Anda yang sedang populer.

  1. Buat Channel YouTube Anda dengan Menggunakan Kata Kunci

Hal terpenting untuk memaksimalkan SEO YouTube adalah dengan memiliki channel YouTube. Buatlah channel yang sesuai dengan tujuan Anda dan jangan lupa untuk memberikan nama channel yang menarik, eyecatching, dan juga sesuai dengan tujuan channel YouTube Anda. Jika bisa, masukanlah kata kunci pada nama channel Anda.

  1. Gunakan Target Keyword Sebagai Nama File Video

YouTube tidak bisa atau belum bisa “menonton” video yang akan Anda upload. Maka dari itu, diperlukan kata-kata tertulis yang tepat agar YouTube bisa membaca seolah-olah menonton video Anda.

  1. Optimasi Halaman Channel Page YouTube

Banyak subscribers yang tertarik dengan halaman YouTube yang bagus dan menarik. Hal lain yang membuat mereka makin tertarik adalah dengan melihat jumlah subscribers yang menunjukkan bahwa memang channel YouTube Anda memiliki konten yang menarik dan juga terlihat profesional.

Ada banyak cara supaya konten Anda menarik, misalnya dengan membuat konten yang sedang viral, konten tidak biasa yang membuat netizen tercengang, konten yang membangkitkan rasa nostalgia, dan masih banyak lagi! Tentunya membuat konten juga harus memperhatikan kaidah atau aturan-aturan yang berlaku supaya channel YouTube Anda tidak bermasalah.

  1. Sebutkan Target Keyword dalam Video Anda

Video yang tidak menyebutkan target keyword di dalamnya tidak akan menghasilkan SEO YouTube yang optimal karena target keyword tersebut tidak akan muncul di dalam caption maupun juga transkrip. Padahal, kedua komponen tersebut merupakan hal-hal yang sangat penting bagi kesuksesan SEO YouTube.

Ada kalanya mempersiapkan sebuah transkripsi sebelum membuat video akan sangat membantu. Dengan transkripsi yang disiapkan sebelumnya, target keyword bisa disebutkan dengan lebih natural, teratur, tertata, dan tidak overcrowding, sehingga konten memiliki keyword density yang baik. Kemudian, akan lebih baik apabila target keyword ini disebutkan pada bagian awal video Anda.

  1. Upload Konten Video yang Menarik dan Berkualitas Baik

Langkah selanjutnya adalah mengupload video! Video Anda harus memiliki kriteria seperti di bawah ini:

Yang pertama adalah Konten yang dikemas secara menarik

Yang kedua adalah Kualitas video yang baik

Kemudian, Editing yang kreatif

Selanjutnya durasi yang tidak berlebihan, kecuali memang pembahasan di dalam video banyak atau memang ada monetisasi

Lalu, video harus orisinil atau memiliki izin apabila memuat karya pihak lain

Selanjutnya, Video yang sesuai dengan selera penonton akan membuat mereka loyal dan menunggu konten video Anda selanjutnya. Maka dari itu selera penonton sebaiknya menjadi bahan pertimbangan

Baca Juga : Apa itu Content Creator? Ini Pengertian, Tugas, dan Kemampuan yang Dibutuhkan dalam Prospek Kerja

  1. Gunakan Target Keyword yang Ditautkan secara Natural dalam Judul Video Anda

Selain menyebutkannya di dalam video, target keyword Anda juga sebaiknya ditautkan atau diselipkan secara natural dalam kolom judul video YouTube Anda. Mengapa seperti itu? Karena hal pertama yang akan membuat orang memutuskan akan melihat video YouTube Anda adalah judul Anda. Apakah judul tersebut sesuai dengan kebutuhan orang tersebut atau tidak.

Walaupun keyword sangat penting untuk diselipkan dalam judul, tetap perlu diingat bahwa judul yang baik dan terkait dengan kebutuhan netizen adalah yang utama. Maka Anda harus sangat mempertimbangkan judul apa yang baik, eye catching, dan juga mengandung target keyword sebelum mengupload video Anda ke YouTube.

Perlu diingat, judul sebaiknya terdiri dari 60 karakter saja untuk menghindari pemotongan judul di halaman hasil pencarian.

  1. Buat Deskripsi Video yang Menarik dan Sebaik Mungkin

Deskripsi pada YouTube hanya menampilkan 100 kata pertama dari total 1.000 karakter yang disediakan. Maka, Anda harus menempatkan poin-poin penting dan juga target keyword yang mendorong CTA (call to action) pada 100 karakter pertama tersebut dan membuat netizen mengklik “show more”. Transkripsi sebuah video ini  sangat berguna bagi penonton YouTube yang menonton video tanpa suara.

Walaupun jumlah karakter yang disediakan YouTube adalah 1.000 karakter, Anda sebisa mungkin membuat deskripsi yang tidak terlalu panjang karena mayoritas orang-orang yang mengunjungi YouTube adalah penikmat visual, bukan pembaca tulisan. Selain itu, deskripsi yang optimal akan membantu video Anda untuk muncul pada sidebar “suggested videos”.

  1. Gunakan Keyword yang Biasa Digunakan sebagai Tag Video Anda

Selain memberikan informasi kepada viewers video Anda, tag yang ada pada deskripsi video juga memberikan informasi YouTube. Tag-tag ini nantinya akan membantu penonton YouTube mengetahui apa pembahasan yang ada dan membantu YouTube untuk mengetahui konten dan konteks di dalam video Anda.

Pakailah tag-tag yang relevan dan tidak berlebihan, apalagi kalau tag yang digunakan hanya modal viral saja dan hanya mementingkan views yang banyak. Jangan sampai video Anda mendapatkan penalti karena menggunakan terlalu banyak tag yang tidak relevan.

Tag dan hashtag yang tepat dapat membantu YouTube untuk memahami konteks video yang Anda unggah. Oleh karena itu, Anda perlu memasukkan kata kunci utama dan beberapa kata kunci terkait lainnya.

  1. Upload Thumbnail Image yang Menarik untuk Tautan (Link) Hasil Video Anda

Kesan pertama yang baik atau first impression berlaku dalam banyak aspek kehidupan, begitu juga dengan video Anda! Ketika viewers YouTube memilih video mana yang ingin mereka tonton, thumbnail image yang berisi judul, target keyword, dan juga image yang menggambarkan isi video sangat menentukan apakah viewers tersebut akan memilih video Anda atau tidak. Selain itu, thumbnail image yang menarik juga dapat meningkatkan jumlah klik pada video Anda! Thumbnail image yang direkomendasikan adalah yang memiliki ukuran 1280×720 pixel, memiliki rasio 16:9, dan juga memiliki ukuran lebih kecil atau setara dengan 2MB dengan pilihan format .jpg, .png, .gif, .bmp.

  1. Tambahkan Subtitle (Terjemahan) dalam Berbagai Bahasa dan Gunakan File SRT

Subtitle bukanlah suatu keharusan, apalagi jika video yang Anda upload adalah video yang menggunakan bahasa negaranya. Namun, subtitle ini bisa membantu viewers YouTube yang tidak bisa mendengar dengan baik. Selain itu, seperti yang dibahas sebelumnya, teks dalam video dapat membantu YouTube untuk memaksimalkan SEO YouTube dengan memasukkan keyword yang penting.

  1. Ajak Audiens untuk Menonton Video Anda yang Lain dengan Menggunakan Cards dan End Screens

Perlu bantuan tambahan untuk video Anda agar ditonton oleh lebih banyak orang? Ajak audiens Anda lewat cards! Anda bisa menggunakan 5 cards untuk satu video dengan 6 tipe cards yang ada di YouTube:

Pertama channel cards yang akan mengarahkan audiens ke channel yang berbeda

Kedua donation cards yang membantu pengumpulan dana untuk organisasi non-profit

Ketiga fan funding dari viewers untuk berkontribusi membantu Anda dalam membuat konten YouTube

Keempat link cards yang dapat mengarahkan viewers Anda ke situs eksternal, seperti situs penjualan merchandise dan lain sebagainya

Kelima poll cards yang dapat meminta viewers Anda untuk voting

Terakhir video atau playlist cards yang dapat menghubungkan konten-konten YouTube lain yang sama atau satu topik

Selain cards, ada juga end screens yang berfungsi untuk mempromosikan  video-video Anda yang lainnya dalam waktu 5 – 20 detik di akhir video Anda.

Baca Juga : Tips Memilih Perbedaan SEO dan SEM Plus Mana  yang Terbaik? 

  1. Promosikan Video Anda

Langkah selanjutnya adalah promosi! Sebaik apapun cara yang sudah Anda upayakan untuk SEO YouTube, hal-hal tersebut tidak akan ada artinya jika channel YouTube Anda tidak memiliki penonton dan subscribers. Maka dari itu skill digital marketing dan promosi akan sangat penting untuk menarik audiens agar menjadi penonton dan juga subscribers channel YouTube Anda.

Apa saja yang bisa Anda lakukan untuk promosikan video tersebut? Berikut ini cara mempromosikan video YouTube Anda;

Promosikan melalui media sosial yang tepat. Ada Instagram dan juga Twitter yang memiliki banyak pengguna. Ada juga TikTok yang kini sedang naik daun di dunia media sosial. Sesuaikan media sosial yang akan Anda gunakan dengan target penonton video YouTube Anda.

Buat iklan. Hal ini dilakukan apabila Anda memiliki dana yang disediakan untuk promosi video YouTube Anda. Iklan ini bisa dibuat melalui Google AdSense.

Bentuk komunitas. Hal ini bisa dilakukan apabila Anda sudah memiliki subscribers tetap. Komunitas akan membantu Anda dalam promosi karena orang-orang yang terkumpul dalam komunitas itu adalah target penonton yang terfokus.

Influencer marketing atau menjalin kerja sama dengan vloggers atau KOLs. Hal ini juga dapat dilakukan ketika Anda memiliki dana promosi dan juga kerja sama dengan vloggers atau KOLs. Kenapa vloggers dan KOLs? Karena pada dasarnya mereka sudah memiliki fanbase tersendiri. Maka dari itu, Anda harus bijak memilih vloggers atau KOLs sesuai dengan target audiens Anda.

  1. Evaluasi Performa Video Anda

Terakhir, evaluasi performa video untuk video selanjutnya. Tentu saja Anda harus melakukan evaluasi video yang sudah diunggah di YouTube. Evaluasi ini akan membantu Anda untuk menentukan bagaimana treatment yang tepat untuk video selanjutnya. Apabila ada performa yang menonjol pada beberapa video Anda yang terkait, maka Anda bisa mencoba menerapkan treatment (baik editing, penulisan deskripsi, promosi, dan lain sebagainya) untuk video lainnya yang akan Anda unggah ke channel YouTube Anda.

Anda dapat menganalisis data-data video Anda dengan YouTube Analytics Tools. Di sana, Anda bisa mengetahui jumlah viewers, jumlah subscribers, banyak/ sedikitnya waktu tonton, jangkauan tiap video, dan juga engagement tiap video.

Sudah Siap Menerapkan SEO YouTube?

YouTube awalnya dirilis untuk mengakomodasi semua keinginan masyarakat akan video yang baik dan bisa diakses dari mana saja. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, YouTube berubah seperti halnya mesin pencari dan juga platform untuk mencari penghasilan pasif.

Dengan memaksimalkan SEO pada video YouTube yang Anda miliki traffic akan naik dan kemungkinan besar meningkatkan Adsense yang didapatkan. Selain memaksimalkan hal teknis di atas, hal paling penting dari membuat konten adalah kualitas.

Yuk, mulai bisnis online bersama kami 101Red

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here