Mengenal Lebih Lanjut SEO: Indikator Utama Dan Jenis-Jenis SEO

14
Search Engine Optimization (SEO) Concept

101Red – Di artikel sebelumnya, kita telah membahas apa itu SEO, cara kerja SEO dan manfaat dari penerapan SEO. Nah, di artikel ini kita akan membahas indikator utama SEO dan jenis-jenis dari SEO. Mari kita simak penjelasannya.

 

Indikator Utama SEO

Indikator utama SEO akan berubah seiring perubahan dari algoritma Google. Jika algoritma Google berubah, maka indikator SEO juga akan berubah. Berikut indikator utama SEO.

  1. Struktur URL

Mesin pencari akan mudah mengenali website Anda dan artikel Anda dengan struktur URL yang sederhana. Buatlah struktur URL sesederhana mungkin, cukup mengandung domain dan judul artikel. Seperti contoh berikut:

https://www.namawebsiteAnda.com/judulkonten

  1. Penggunaan SSL/TLS

Google mulai mengutamakan website yang menggunakan SSL/TLS sejak tahun 2014. Website yang menggunakan SSL/TLS mengenkripsi semua transfer data yang terjadi di website. Setiap website dengan SSL/TTLS, keamanan data pengguna lebih aman.

 

Google chrome juga telah menAnda website yang tidak menggunakan SSL/TLS sebagai website yang not secure. Untuk mengetahui sebuah website sudah memakai SSL/TLS atau belum, Anda dapat melihat alamat website di browser. Jika alamat website diawali dengan HTTP artinya website Anda belum menggunakan SSL/TLS. Jika website tersebut sudah menggunakan SSL/TLS, alamat websitenya diawali dengan HTTPS.

 

  1. Topik Konten

Untuk membangun struktur website yang baik, Anda wajib memiliki beberapa topik utama yang saling berhubungan. Setelah menentukan topik utama, Anda harus membuat konten mengenaik topik-topik tersebut.

 

Jika Anda memiliki blog traveling, Anda harus memiliki beberapa topic utama yang berhubungan dengan travelling seperti topik jalan-jalan, kuliner, dan penginapan.

 

  1. Search Intent

Search intent merupakan hal apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu. Satu kata kunci bisa mengandung dua hal yang berbeda atau lebih.

Contoh, ketika memasukkan kata kunci “bola” di Google, hasil pencarian teratasnya akan menampilkan berbagai portal berita bola seperti ini:

Kenapa website yang membahas pengertian bola, jenis bola, macam-macam bola tidak bisa menang di kata kunci ini? Sebab mayoritas pengguna yang mencari kata kunci “bola” bermaksud untuk mencari berita bola, bukan pengertian bola dan jenis-jenisnya. Jadi Google mengutamakan konten yang sesuai dengan search intent kebanyakan pengguna.

 

  1. Struktur Konten

Anda harus membuat konten yang mudah dipahami. Hal tersebut agar memudahkan pembaca dalam menemukan jawabannya di konten Anda.

Caranya cukup mudah, yaitu menggunakan heading dan subheading untuk poin-poin paling penting dalam konten. Anda juga bisa menambahkan foto, gambar ilustrasi, infografik, atau bahkan video untuk membantu pembaca memahami konten Anda.

  1. Meta Tags

Meta tags terdiri dari title tag dan meta description. Title tag berfungsi untuk membantu Google agar memahami keseluruhan konten di website Anda. Sedangkan meta description adalah teks yang merangkum konten Anda di hasil pencarian. Teks ini terletak tepat di bawah judul dan URL artikel. Meta description biasanya terdiri dari 120 sampai 130 karakter.

 

  1. Backlink

Secara sederhana, backlink berfungsi untuk meningkatkan kredibilitas website Anda. Semakin banyak backlink ke website Anda, Google akan menganggap website Anda memiliki kredibilitas tinggi.

 

  1. Kecepatan website

Sejak 2018, Google menetapkan kecepatan loading website menjadi salah satu indikator utama SEO. Semakin cepat loading website, semakin besar kesempatan mendapatkan ranking lebih tinggi di hasil pencarian Google.

 

Jenis-Jenis SEO

Terdapat dua jenis SEO, yaitu SEO on page dan SEO off page. Keduanya memiliki kaitan serta sama pentingnya. Jadi Anda harus menerapkan keduanya agar website Anda semakin optimal.

  1. SEO on Page

Apa itu SEO On Page? SEO On Page merupakan langkah-langkah optimasi SEO yang dilakukan di dalam website Anda. Beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu: permalink, judul konten, struktur konten, penggunaan heading, kecepatan website, tema responsif, hingga internal linking.

  1. SEO Off Page

SEO Off Page berbanding terbalik dengan SEO On Page. SEO Page Off adalah sejumlah langkah optimasi SEO yang dilakukan di luar website Anda.

Salah satu faktor di luar website yang cukup mempengaruhi kualitas SEO adalah backlink atau inbound link. Backlink dapat merujuk konten Anda pada website lain. Semakin yang merujuk ke konten Anda, semakin baik. Google menilai website Anda sebagai website yang kredibel dan meningkatkan peluang untuk naik peringkat.

 

Masih banyak yang perlu Anda ketahui dan pelajari agar website Anda bisa mudah ditemukan audiens.

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here