Beberapa Tips Menulis Email Persuasif

145

101Red – Di dunia profesional ini, kita diharuskan untuk bisa menulis email, baik itu untuk reporting, follow up, maupun juga prospecting. Tetapi terkadang, kita tidak bisa mendapatkan balasan-balasan email yang kita harapkan. Pernah tidak terbenak di pikiran kita, apakah email yang kita tulis ini sudah sesuai dengan tujuan kita? Kalau iya berarti topik ini sangat pas banget buat Anda. Kita akan memberitahu gimana caranya bisa membuat email persuasif. Apa saja tips tersebut?

  1. Apakah Email kamu Sudah Jelas?

Apakah email kamu sudah jelas? atau crystal clear? Sebelum menulis email, tetapkan tujuan kamu secara jelas sehingga penerima email dapat membalas sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Untuk bisa memiliki satu tujuan khusus per satu email. Jadi misalkan Anda ingin prospecting, buatlah tujuan prospecting Anda dalam email Anda dan kurangi hal-hal yang tidak diperlukan sehingga penerima dapat menerima pesan Anda dengan baik.

  1. Mengapa Penerima Harus Peduli pada Email?

Mengapa penerima email Anda harus peduli dengan email Anda? ini sangat penting, karena terkadang, email yang masuk ke inbox kita itu cuma lewat saja. Terkadang pembaca juga sering sekali melewati email kita atau diskip. Sebagian besar email tidak menjelaskan maksud dan tujuannya secara baik sehingga ini yang menyebabkan email kita menjadi skip. Apa untungnya email bagi penerima? Apakah informasi ini bisa menjelaskan apa yang kita butuhkan? Tugas kita adalah membuat sebuah email itu menjadi 1 fokus dan menjadi concern yang sama sehingga pembalas dapat membalas email kita dengan maksud dan tujuan yang sama pula.

Baca juga : Mengetahui Hal yang Akan Terjadi Terhadap Bisnis Anda Di Tahun 2022 !

  1. Apa yang Menghentikan Pembaca Untuk Membalas Email?

Nah, pertanyaan selanjutnya adalah apakah yang menghentikan pembaca untuk membalas email Anda? Mungkin saja penerima merasa tidak perlu membalas email Anda atau mungkin dia merasa merasa nervous atau lain sebagainya. Tugas kita adalah ciptakan sebuah urgensi sehingga pembalas mungkin juga menerima pesan dan informasi yang dia butuhkan sehingga dia bisa membalas sesuai dengan urgensi yang kita ciptakan, sehingga engagement pun terjadi.

  1. Mengurangi Informasi yang Berlebihan

Yang terakhir adalah perlu mengurangi informasi yang berlebihan. Terkadang email kita dipenuhi dengan pesan yang tidak penting sehingga membuat email kita menjadi penuh. Ini juga harus dikurangi. Jadi pembaca dapat mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan langsung straight forward. Kemudian, sebelum mengirim email edit terlebih dahulu teks Anda dan pilah mana saja informasi yang benar-benar harus dikirim dan kurangi yang tidak penting. Mohon diingat, setiap banyaknya kata, itu juga akan mempengaruhi lambatnya pembaca Anda membalas email Anda. Jadi, pilah informasi sebelum Anda mengirim email Anda.

Inilah tips simpel untuk membuat email yang kamu tulis menjadi lebih persuasif dan powerful sehingga penerima email Anda bisa membalas dengan informasi apa yang Anda butuhkan. Yuk, mulai bisnis online bersama kami 101Red

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here