Beriklan dengan Metode Pay Per Clik

225

101Red – Pernah dengar Baliho? Yups, Baliho adalah salah satu media promosi untuk mengiklankan produk. Kita akan membayar setiap kali menggunakan Baliho kepada pemilik Baloho tersebut.

 

Di era digital sekarang, penggunaan Baliho tidak cukup efektif, mengingat hampir seluruh masyarakat Indonesia  menggunakan internet. Jenis iklan yang cocok untuk digunakan saat ini ialah PPC (Pay Per Clik) atau yang biasa juga dikenal dengan CPC (Cost Per Click).

 

Apa itu PPC?

PPC (Pay Per Clik) adalah jenis model digital marketing yang mengarahkan traffic ke situs web. Pengiklan hanya membayar setiap kali iklan tersebut di klik oleh target audiens kepada penerbit (pemilik situs web, atau platform media sosial).

 

Mengapa perlu menggunakan PPC

  1. Lebih tepat sasaran dalam menjangkau konsumen

Memasang iklan dengan PPC membuat Anda lebih tepat sasaran dalam menjangkau konsumen. Hal tersebut dikarenakan iklan Anda hanya akan dilihat oleh audiens yang sesuai kriteria dari Anda. Sebagai contoh, Anda menargetkan iklan Anda dilihat oleh pengguna sepeda motor. Maka Anda dapat mengatur target audiens Anda.

 

  1. Lebih ekonomis

Anda dapat mengatur budget biaya harian hingga bulanan yang harus Anda keluarkan untuk membuat iklan. Anda juga dapat menambah budget setelah mengetahui hasil dari iklan Anda sebelumnya. Tidak harus mengeluarkan biaya yang jutaan, ratusan ribu rupiah saja Anda sudah bisa membuat iklan PPC.

 

  1. ROI yang lebih besar

Alasan lain menggunakan PPC adalah Anda hanya perlu membayar jika seseorang mengklik iklan Anda. Meskipun iklan tersebut ditayangkan namun tidak ada yang mengklik, Anda tidak perlu membayarnya.

 

  1. Hasil lebih cepat

Jika menggunakan SEO organic, Anda membutuhkan waktu yang lama untuk dapat melihat hasilnya. Dengan PPC, Anda bisa mendapatkan hasilnya dalam waktu yang cukup singkat. Anda akan mendapatkan visitor lebih banyak dalam waktu yang cukup singkat.

 

  1. Tidak dipengaruhi oleh algoritma setiap platform

Setiap platform selalu memperbarui algoritmanya berdasarkan minat dan aktivitas pengguna. Pengikut Anda bisa saja melewatkan postingan Anda yang tidak masuk dalam minat dan aktivitasnya.

Berbeda dengan PPC, iklan Anda tetap akan tersampaikan kepada target audiens. PPC tidak terkena dampak dari algoritma organik.

 

Jenis-jenis PPC

Terdapat beberapa jenis PPC, diantaranya:

  1. Search Advertising

Jenis PPC ini paling sering digunakan. Jenis PPC ini sering muncul di Search Enginer Result Page (SERP) seperti di Google ata Bing. PPC ini ditAndai dengan teks iklan yang muncul di samping hasil pencarian.

 

  1. Sosial Advertising

Tidak jauh berbeda dengan jenis Search Advertising, jenis PPC ini adalah iklan yang ditampilkan di media sosial. PPC ini bisa ditampilkan di berAnda, story, tergantung pengaturannya.

 

  1. Display Advertising

Jenis PPC ini sering juga disebut dengan Google Display Network, iklan Anda akan ditampilkan dalam bentuk display ads. Iklan Anda ditampilkan bisa berupa teks atau visual. Kerennya lagi, visual yang dimaksud tidak terbatas pada gambar saja. Tetapi juga video dan GIF.

 

  1. Display Advertising

Jenis PPC ini akan ditampilkan gambar produk Anda beserta harganya di hasil pencarian Google. Jika audiens mengklik iklan tersebut, mereka akan diarahkan langsung ke lapak Anda di webstie e-commerce.

 

  1. Remarketing

Jenis PPC ini hanya akan menampilkan iklan Anda ke orang yang sebelumnya berkunjung ke webstie e-commerce Anda ataupun yang pernah melakukan pembelian pada Anda. Remarketing ini memilih orang-orang yang telah tertarik sebelumnyal

 

Pay Per Clik merupakan salah satu jenis metode iklan yang dapat membantu Anda dalam memasarkannya secara online. Selamat mencoba!

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here