Yasa Singgih: Bermodal Keberanian Untuk Men’s Republic

599

101red.com – Men’s Republic adalah fashion brand yang didirikan oleh Yasa Singgih. Pengusaha muda ini, menjalankan bisnis sudah sejak Ia duduk di bangku sekolah. Oleh karena itu, untuk menjadi pengusaha tidak perlu menunggu sukses pendidikan, tidak memandang muda atau tua, memiliki modal besar atau keturunan jutawan. Kamu hanya butuh keberanian.

Kesuksesan dalam berbisnis adalah hak semua orang. Jangan berkecil hati dengan keadaan. Jangan takut mencoba. Jatuh tidak berarti lumpuh. Bangkit dan coba lagi. Begitulah gambaran sosok pria muda pantang menyerah ini dalam menjalankan bisnisnya.

Jatuhnya Bisnis Men’s Republic

Yasa Singgi patut diacungi jempol. Ia berani berbisnis sejak remaja. Kehidupanlah yang menuntut Ia untuk berani. Dengan ekonomi keluarga yang serba kekurangan, Yasa harus banting tulang, setidaknya untuk kebutuhannya sendiri dan mengurangi beban sang ayah yang menderita sakit jantung.

Saat duduk di bangku kelas 3 SMP, Yasa melamar pekerjaan di salah satu pusat perbelanjaan, sebagai MC. Pekerjaan ini cukup membantu. Dalam seminggu Ia bisa mengisi tiga acara, dalam satu acara Ia bisa mendapatkan uang sebesar RP. 350.000,- Berkat pekerjaan ini, Ia bisa mencukupi kebutuhannya hingga lulus SMP.

Pengalaman tersebut membuatnya lebih semangat untuk mandiri. Tanpa pengetahuan tentang kaos maupun desain, Ia dengan berani memulai bisnis jual beli online merek Men’s Republic ketika berusia 16 tahun. Produk yang ditawarkan adalah kaos. Yasa mampu menjual produk dibantu dengan memanfaatkan Blackberry Messenger.

Ketekunannya dalam berbisnis, mendorong Yasa untuk mencoba membuka bisnis baru. Pada tahun 2012, bisnis baru itu berdiri. Sebuah kafe kecil dengan nama “Ini Teh Kopi” di kawasan Kebun Jeruk. Ambisinya semakin menggebu. Hanya dalam waktu 6 bulan, Ia mampu membuka cabang di Mall Ambassador, Jakarta Selatan.

Tak disangka, kedua bisnis tersebut tidak berjalan mulus. Ia mengalami kebangkrutan di bisnis kafe hingga 100 juta. Sehingga keuntungan dari kaos harus menutupi kerugian dari kafe. Hingga akhirnya Ia memutuskan untuk menutup bisnis kaosnya juga. Kegagalan tersebut dikarenakan perhitungan bisnis yang tidak matang.

Bangkitnya Bisnis Kaos Men’s Republic

Kegagalan tidak membuatnya menyerah. Remaja dengan nama lengkap Yasa Paramita Singgih ini, bangkit lagi setelah Ujian Nasional SMA usai. Tidak lagi dengan pengetahuan yang lemah, kali ini Ia siap dengan bisnis plan dan konsep yang matang. Tentunya Ia juga bisa lebih fokus karena memiliki waktu yang cukup untuk berbisnis.

Pria kelahiran Bekasi, 23 April 1995 ini, kembali mengibarkan bendera Men’s Republic dengan kokoh. Produk yang dijual juga semakin bervariasi. Ia menjual fashion untuk pria, seperti kaos, sepatu, jaket, dan pakaian dalam pria. Pemasaran juga semakin diperluas melalui media sosial, dan media bisnis online lain. Penghasilnya saat ini sudah mencapai ratusan juta perbulan.

CEO muda ini mengajarkan kita bahwa jangan takut melangkah. Ia yang pernah terjatuh, tak ragu untuk bangkit lagi dengan senjata yang lebih tajam. Ia pernah gagal karena ketidakmampuan membagi waktu antara sekolah dan berbisnis. Lalu ia bangkit, dengan belajar dari kegagalan.

Baca juga: Hadi Wenas, Belajar Dari Kesalahan Menuju Suksesor Zalora.

Yasa Singgih merupakan sosok pengusaha muda yang patut ditiru. Mengajarkan kita bahwa tidak ada kesuksesan yang dicapai dengan proses mulus. Kamu harus siap menanggung resiko di setiap keputusan, gagal dan bangkit lagi, dan jangan ragu untuk memulai. Begitulah pesan yang ingin disampaikan oleh jutawaan muda ini.

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here