Stres Kerja Dapat Pengaruhi Kesehatan Secara Menyeluruh

88

101Red– Stres dalam bekerja dapat juga kita kategorikan termasuk ke dalam masalah kesehatan. Kondisi seperti ini tidak hanya mempengaruhi produktivitas, tapi juga dapat mempengaruhi kondisi kesehatan fisik dan mental seseorang juga. Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa lebih dari 300 juta orang di dunia mengidap depresi dan 260 juta orang mengalami gangguan cemas yang diakibatkan stres dalam bekerja. Pada umumnya Penyebab stress dalam bekerja yaitu beban kerja yang terlalu berat, jam kerja yang terlalu panjang, dan suasana lingkungan kerja yang kurang kondusif. Tetapi, bagaimana bisa stres dalam kerja berpengaruh pada kesehatan secara menyeluruh?

Pengaruh Stres Dalam Bekerja dan Kesehatan
Stres dalam bekerja dapat menjadi beban pikiran seseorang yang tanpa disadari dapat berdampak negatif pada kesehatan. Gejala stres berlebihan yang perlu diwaspadai yaitu gangguan irama pada jantung, mual, muntah, gemetar, berkeringat, mulut kering, nyeri dada, sakit kepala, sakit perut, dan nyeri otot. Gejala fisik ini dapat muncul akibat peningkatan aktivitas impuls saraf dari otak ke seluruh bagian tubuh lain, serta akibat pelepasan hormon adrenalin ke dalam darah sebagai respons tubuh dalam menghadapi stres.

Jika bila dibiarkan terus-menerus, stres kerja dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik (seperti penipisan rambut, sariawan, jerawat, asma, diabetes, sakit perut, dan penyakit kardiovaskular), masalah kesehatan mental (seperti gangguan kepribadian, gangguan tidur, gangguan kecemasan, dan depresi), serta dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan dalam kerja.

Beban Kerja Berlebih Terhadap Kesehatan Akan Berdampak Negatif
Selama cukup beban kerja yang diberikan, banyak orang yang dapat menghadapi beberapa tekanan di tempat kerja dengan baik. Misalnya beban kerja dijadikan sebagai motivasi untuk belajar dan bekerja yang lebih produktif. Akan tetpi jika beban kerja berlebih, maka kondisi ini dapat memicu stres kerja yang dapat berdampak negatif pada kehidupan pekerja tersebut, termasuk berpengaruh pada kesehatan dan hubungannya dengan keluarga.

Seorang pekerja yang memiliki beban kerja yang berlebih cenderung memiliki tekanan darah tinggi dibandingkan dengan seorang yang memiliki beban kerja normal (maksimal 8 jam per hari). Dan apabila terjadi terus-menerus, makan tekanan darah tinggi yang dialami akan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular (seperti serangan jantung, diabetes, dan stroke).
Merenggangnya hubungan dengan keluarga yang dikarenakan beban kerja berlebih yang membuat emosi tak stabil, ini kemungkinan salah satu masalah lain yang mungkin akan muncul. Selain dari beban kerja yang berlebihan itu, stres kerja juga dapat disebabkan oleh gap antara budaya dan lingkungan kerja yang buruk, kemampuan dan keterampilan, konflik peran, kurangnya dukungan, perubahan manajemen dan organisasi, serta hubungan antara staf dan pimpinan yang buruk.

Baca Juga : Kunci Meraih Kesuksesan di Usia Muda

Stres Kerja Juga Dapat Menyebabkan Pelecehan Seksual di Tempat Kerja

Tempat kerja tak lepas dari risiko pelecehan seksual yang memicu trauma dan stres kerja. Kebanyakan kasus pelecehan seksual yang menyebabkan stres kerja adalah perlakukan kasar atau penganiayaan dari lawan jenis.
Tak lepas dari itu tempat kerja juga dapat menimbulkan risiko pelecehan seksual yang dapat memicu trauma dan stres kerja. Kebanyakan dari kasus pelecehan seksual tersebut yang menyebabkan stres kerja yaitu perlakukan kasar atau penganiayaan dari lawan jenis.
Dari beberapa kasus, korban dari pelecehan seksual di tempat kerja biasanya dijanjikan promosi jabatan yang sebenarnya hanya omong kosong belaka. Untuk itu agar lebih waspada, berikut beberapa bentuk pelecehan seksual di tempat kerja yang perlu diwaspadai:

• Pelecehan fisik yang tidak diinginkan, misalnya melirik, mencium, mencubit, menepuk pantat, dan menatap penuh nafsu.
• Pelecehan tertulis atau gambar, seperti menunjukkan konten yang bersifat pornografi
• Pelecehan isyarat, seperti bahasa tubuh yang bernada seksual, dengan isyarat jari, dan menjilat bibir dengan lirikan sensual.
• Pelecehan lisan, seperti pendapat yang negatif tentang penampilan fisik.
• Pelecehan psikologis, seperti menggoda atau mengajak berhubungan intim secara terus-menerus.

Nah, Itulah beberapa penyebab stres kerja yang perlu diwaspadai. Jika kamu mengalami stres dan tidak kunjung membaik, segera hubungi dan bicara pada dokter Halodoc untuk mencari tahu yang menjadi penyebab serta mendapat rekomendasi penanganan yang tepat. Kamu bisa menggunakan fitur Contact Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk dapat bicara pada psikolog Halodoc via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!

 

Ayo Yuk, bergabung mulai bisnis online bersama kami 101Red

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here