Belajar Menentukan Sikap dari Cerita KKN Desa Penari

421

Jualan online – Seluruh Mahasiswa ataupun Mahasiswi tentu tidak asing dengan program KKN atau Kuliah Kerja Nyata yang diadakan oleh universitas. Setiap mahasiswa ataupun Mahasiswi yang ingin lulus menjadi sarjan, wajib melalui program ini.

Bercerita tentang KKN, seluruh masyarakat Indonesia yang berselancar di dunia maya. Tentu tidak asing lagi dengan cerita KKN Desa Penari yang ditulis oleh seseorang di akun Twitternya.

Tidak hanya ceritanya yang penuh misteri tetapi sang penulis pun, memilih menggunakan akun twitter tanpa identitas. Mengundang tanda tanya dan perdebatan. Akun @SimpleM81378523 dalam tweetnya menuliskan sebuah kisah misteri, menjadi tranding dan pembicaraan semua orang di kalangan media sosial akhir-akhir ini.

Kisah yang ditulis, bercerita tentang pengalaman buruk segerombol Mahasiswa dan Mahasiswi sedang melaksanakan KKN di desa tersebut. Semua kejanggalan dan hal-hal tidak diinginkan terjadi, karena di antara mereka ada yang berbuat tidak senonoh. Sehingga penghuni di sana marah dan memberi pembelajaran yang cukup mengerikan.

Tulisan ini tidak akan menceritakan kembali kisah KKN Desa Penari. Namun, ingin mengajak yang pernah membaca atau akan membaca ceritanya mengambil hikmah, pembelajaran dan pesan dari kisah tersebut.

Simak beberapa pembelajaran yang dapat kita petik!

1. Sopan Santun

Dimana dan kepada siapapun. Sopan santun sudah menjadi hal mutlak yang harus ditanamkan dalam diri. Apapun agama, suku, ras dan budaya yang dianut. Tentunya mengajarkan kebajikan ini. Sopan satun akan meminimalisirkan orang lain untuk berbuat jahat pada kita. Sebab, semua orang suka dengan sikap sopan santun.

Seperti di cerita KKN Desa Penari. Terkisah, beberapa di antara mahasiswa atau mahasiswinya ada yang bersikap tidak sopan. Misalnya, menyeletukkan kalimat menyepelekan, melanggar aturan yang sudah diberikan dan bersikap sembarangan.

Tidak hanya di dalam cerita KKN Desa Penari. Di berbagai cerita lainnya pun, orang yang tidak memiliki sikap sopan satun, akan dibenci dan mengundang orang berbuat kejahatan padanya. Ada baiknya, tanamkan sikap ini dalam kondisi apapun. Terlebih, ketika kita berkunjung ke tempat orang lain. Sebagai tamu sepatutnya lebih rendah hati pada sang pemilik.

2. Menahan Diri

Setiap pertemuan antara perempuan dan laki-laki, di tengah-tengahnya akan ada hasutan syaitan. Maka, mengapa dalam ajaran Isalam. Perempuan dan laki-laki tidak boleh berdua-duaan karena khawatir terjerumus pada hasutan setan.

Meski kamu bukan orang yang begitu taat. Hindarilah pertemuan intens dengan lawan jenis, apalagi sedang mengenyam proses pendidikan. Tidak baik rasanya dilihat orang lain.

Menahan diri dalam kondisi dan situasi apapun, harus ada di dalam diri kamu. Khususnya para wanita yang rentan sekali, kelepasan dari pertahanannya. Pembelajaran sikap ini, dapat kita telaah dari kisah yang lagi viral ini. Dimana, dua tokoh yang melakukan perbuatan terlarang seperti zinah di tempat yang terlarang. Tidak elok rasanya, baik di hadapan Allah maupun manusia.

Dua tokoh ini dikisahkan pada akhirnya celaka, karena kesalahan mereka tidak mampu menahan diri. Sehingga terjadi hal yang sangat dimurkai oleh Allah dan manusia serta secara gaibnya, makhluk yang menghuni tempat terlarang itu.

3. Mencegah daripada Menyesal

Sikap mencegah daripada menyesal. Rasanya penting bagi kamu yang ingin bermawas diri. Sesungguhnya, ada hal-hal yang di luar batas kemampuan kita. Ada pula hal-hal yang bisa kita cegah dan hindari.

Salah satunya, seperti cerita KKN Desa Penari ini. Dimana, seharusnya para teman-teman yang berbuat senonoh, bisa mencegah di awal sebelum akhirnya pada menyesal.

Namun semua sudah terjadi, tidak ada yang perlu disesali. Jadikanlah pembelajaran dari setiap kisah yang dialami, dilihat ataupun dibaca. Sebab tidak ada gunanya terpuruk karena penyesalan. Kembali menata diri, dan mulai berjalan. Cegahlah apa yang bisa dicegah sebelum menyesal.

Baca juga : Meraup Rupiah dari Trend Bisnis Jasa Titip

Viralnya cerita KKN Desa Penari ini, tidak hanya memberikan kesan misteri dan horor saja. Tetapi, sebagai pembaca yang cerdas. Tentu, setuju dengan poin-poin di atas. Garis besar pesan yang ingin disampaikan narasumber dan penulis pada pembacanya. Semoga kita dapat belajar dan terus belajar dari setiap pengalaman dan pengetahuan.

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here