CEO Lunch Actually Group Yang Tak Pernah Menyerah dengan Kesulitan yang dihadapi

368

101red.com – Bagi Anda yang belum menikah alias masih jomblo, tentu tidak asing dengan aplikasi biro jodoh bukan? Nah, aplikasi biro jodoh tersebut merupakan aplikasi yang dibuat oleh Lunch Actually. Cara kerja dari apkas yaitu para pengguna yang masih single dapat dengan mudah menjalin hubungan secara online dengan lawan jenis yang sama-sama menggunakannya.

Salah satu pemimpin dari Lunch Actually yaitu Violet Lim. Menurutnya, saat ini banyak pria dan wanita pada usia produktif terlambat menikah yang disebabkan karena terhambatnya waktu untuk menjalin pergaulan.

Salah satu penyebabnya yaitu karir yang ingin dicapai cukup tinggi dan pekerjaan yang cukup padat. Oleh karena itu, Violet Lim bersama temannya membangun aplikasi tersebut sebagai solusinya berikut ini cerita dibalik Violet Lim di Lunch Actually.

Latar Belakang Pendirian Lunch Actually

Inspirasi Violet Lim dalam mendirikan perusahan Lunch Actually bermula dari rekan kerjanya. Violet melihat banyak rekan kerjanya yang bekerja di Citibank Singapura yang kesulitan mencari pasangan karena terbatasnya waktu.  Ia mulai berpikir bagaimana rekannya dapat menemukan pasangan dengan jadwal yang sangat padat. Dari hal tersebut muncul ide untuk mendirikan perusahaan biro jodoh.

Namun ide tersebut tidak mendapatkan dukungan dari keluarganya. Orang tuanya sangat tidak setuju dan menentang rencana tersebut. Mereka berpendapat bahwa Violet cukup belajar yang tekun untuk mendapatkan nilai bagus dan bekerja di perusahaan bergengsi. Meskipun begitu, violet tetap bersikukuh dengan pendiriannya untuk mendirikan perusahaan biro jodoh.

Lunch Actually Berdiri

Violet yang merupakan lulusan London School Of Economics ini mulai merintis perusahaannya pada tahun 2004. Perusahaan biro jodoh tersebut dinamakan Lunch Actually. Berdirinya perusahaan tersebut berfokus untuk membantu orang-orang mencarikan jodoh.

Violet mengaku bahwa awal pendirian Luch Actually mengaku dalam merekrut orang-orang untuk mau bergabung. Anda tahu sendiri tentang orang Asia bukan? Orang asia dikenal dengan sifat pemalu, apalagi mengenai jodoh.

Hadirnya  eSnychrony

Perjuangan dan kerja keras dari Violet Lim ternyata tidak sia-sia. Ia berhasil membuat 63.000 matches (sebutan untuk para anggota yang telah bertemu dan menjalin asmara). Setelah keberhasilannya dengan catatan matches, kemudian perusahaan dikembangkan menjadi Lunch Actually Group.

Violet juga merambah ke dunia online dengan meluncurkan aplikasi biro jodoh yaitu eSnychrony. Aplikasi diluncurkan pada tahun 2010. Hingga tahun ini, aplikasi tersebut berhasil mempertemukan 16.000 pasangan dan 1.000 pasangan yang menikah.

Kepuasan Pengguna eSnychrony

Aplikasi eSnychrony memberikan layanan untuk penilaian para konsumen atau anggotanya. Tingkat kepuasan konsumen pada aplikasi tersebut tercatat mencapai 74%. Anggota tersebut tersebar dari beberapa negara di Asia. Seperti Singapura, Penang, Hongkong, Kuala Lumpur dan Indonesia.

Bahkan aplikasi eSnychrony ini telah mendapatkan akreditasi SDN dari pemerintah Singapura. Violet pun juga menjalin dengan pemerintah Singapura untuk menghindari fake profile pada aplikasi. Pemerintah Singapura akan memverifikasi data anggota yang sudah atau belum menikah.

Verifikasi data anggota pada aplikasi eSnychrony memang baru Singapura saja. Meskipun begitu, proses pengumpulan data dari negara lain juga akan melewati seleksi yang ketat. Violet juga berpendapat bahwa Indonesia sendiri nantinya akan banyak diminati. Karena aplikasi ini baru ada di Indonesia pada tahun 2015 tepatnya di Jakarta.

Baca juga: Kisah Inspirasi Dwifung Wirajaya Saputra, Dulu Satpam Sekarang Jadi Miliarder Sukses.

Perjuangan dan kerja keras dari wanita dengan dua anak ini perlu ditiru. Meskipun banyak kalangan  bahkan keluarganya tidak setuju, namun violet tidak mudah menyerah. Ia terus mengeluarkan ide-ide baru untuk membuat sebuah layanan ia inginkan.

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here