Cara Mengelola Stres Karyawan Milenial di Tempat Kerja

100

101Red – Stres kerja pada umumnya dihadapi oleh beberapa karyawan yang memiliki ekspektasi dan harapan yang terlampau tinggi atas pekerjaan yang dihadapi. Stres karyawan dapat menjadi serius jika harapan tersebut belum juga terwujud. Pastinya hal ini akan mempengaruhi motivasi kerja dan penurunan konsentrasi yang berdampak pada hubungan kerja yang kurang baik dengan rekan kerja maupun atasan.

Hampir di seluruh dunia karyawan mengalami kesulitan tidur akibat stress. Apabila karyawan tersebut tidak dapat beristirahat dengan baik, maka akan menurun produktivitas di kantor. Untuk itu anda perlu mencari tahu bagaimana cara mengelola stress kerja karyawan milenial agar tetap stabil motivasi kerja yang mereka miliki.

1. Gejala stres kerja karyawan harus dipahami
Sebagai pertanda bahwa karyawan sedang mengalami stres kerja ada baiknya jika anda terlebih dahulu memahami gejala yang muncul. Sulit untuk konsentrasi biasanya itu gejala awal yang ditunjukkan olh karyawan yang mengalami stress kerja. Karyawan yang mengalami stress lebih berpeluang membuat suatu kesalahan pada pekerjaan kantor yang tergolong mudah untuk diselesaikan.

Gejala tress kerja terkadang ditunjukkan melalui dengan kondisi yang kurang stabil. Contohnya, karyawan menjadi mudah marah, tersinggung, bahkan terkadang selama jam kerja sering menyendiri. Kelabilan emosi tidak boleh dianggap remeh karena akan mempengruhi produktivitas karyawan tersebut dan juga rekan kerja yang lain. Dan akhirnya, karyawan tersebut akan sering mengajukan cuti untuk beristirahat.

Biasanya Stres pada karyawan dapat disebabkan oleh beberapa hal, yang paling sering terjadi yaitu karena beba kerja yang tinggi, rendahnya jumlah upah, lingkungan tempat kerja yang kurang mendukung, tidak adanya peluang untuk berkembang, sampai tugas-tugas yang kurang menantang.
Anda baru akan dapat menentukan langkah terbaik yang akan dilakukan untuk mengelola stres kerja setelah anda memahami gejala stres kerja yang dialami karyawan tersebut, jika karyawan anda merupakan bagian dari generasi milenial.

2. Selalu Rutin mengadakan sesi 1 on 1
Salah satu penyebab stres kerja adalah beban kerja yang tinggi atau pekerjaan yang terlalu berat, seperti yang disebutkan sebelumnya. Nah, Anda bisa mengadakan sesi 1 on 1 dengan karyawan secara rutin untuk membantu karyawan milenial menghadapi hal tersebut. Umpamanya, Anda mengobrol dengan anggota tim secara satu per satu untuk membahas progress pekerjaan atau proyek tertent, di setiap hari Jumat,

Tanyakan kendala atau tantangan yang dihadapi oleh karyawan, dalam sesi 1 on 1 ini. Kemudian, bantu ia untuk menemukan solusinya. Dengan sesi ini, Anda juga bisa tahu jika misalnya ada proyek atau pekerjaan yang sekiranya tidak dapat selesai sesuai deadline sehingga Anda dapat segera untuk mengambil tindakan.

3. Jangan multitasking
Seorang karyawan biasanya akan “terpaksa” melakukan multitasking demi bisa menyelesaikan seluruh pekerjaan tersebut pada Saat load pekerjaan sedang tinggi. Multitasking sebenarnya sangat tidak disarankaan, walaupun banyak terjadi di berbagai perusahaan. Masalahnya pada saat multitasking, karyawan akan dituntut untuk mengalihkan focus dari pekerjaan satu ke pekerjaan yang lain. Proses peralihan focus ini dapat memakan waktu yang cukup lama sehingga kerja karyawan tidak akan maksimal. Sehingga hal tersebut akan berpengaruh terhadap hasil kerja.

Oleh karena itu, sebelum melanjutkan pekerjaan yang lain, dorong karyawan Anda untuk fokus pada satu pekerjaan. Masalahnya, terkadang bisa mengakibatkan stres karyawan apabila terus menerus fokus pada satu hal yang tak kunjung selesai. Nah, di sinilah Anda bisa meminta karyawan untuk berhenti sejenak jika ia mulai merasa lelah. Jangan paksakan diri agar kondisi tersebut tidak berujung pada burnout.

Baca Juga : Dapat Tingkatkan Mood dan Energi Dengan 5 Manfaat Gaya Hidup Sehat

4. Ciptakan suasana kerja yang menyenangkan
Beberapa karyawan milenial tidak semua bekerja hanya untuk uang, melainkan mereka lebih mengutamakan kenyamanan dan suasana kerja yang menyenangkan agar bertahan di suatu perusahaan. Selaku pihak human resource sudah seharusnya anda berperan aktif dalam menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Hal tersebut juga akan menghasilkan lingkungan kerja yang sehat dan memperkecil terjadinya konflik antar karyawan.
Masalah internal dalam suatu perusahaan merupakan hambatan yang dapat memicu munculnya stres karyawan. Jika benar tengah terjadi konflik atau masalah antar karyawan atau bahkan dengan pimpinan, ada baiknya Anda memfasilitasi kedua belah pihak yang bersangkutan untuk bertemu dan membicarakan perihal penyelesaian masalah tersebut.

Hilangnya konflik internal di perusahaan, maka kebersamaan dan kekompakan karyawan sangat mendukung perusahaan untuk siap menghadapi segala tantangan yang lebih besar pada lingkungan eksternal, termasuk persaingan, tantangan perubahan dan lain sebagainya.

5. Atas kerja keras yang dilakukan Berilah penghargaan
Pemberian penghargaan atas kerja keras yang telah dilakukan adalah hal yang mutlak. Seperti yang kita lihat dari beberapa kasus, stres kerja karyawan terjadi ketika segala sesuatu yang dikerjakan tidak mendapat apresiasi yang layak dari atasan maupun perusahaan. Dengan demikian, dengan balas jasa yang layak pada setiap karyawan, ini akan memungkinkan mereka bekerja dengan lebih baik dan semakin bersemangat.

Pujian dan ucapan terimakasih dapat menjadi penanda bahwa perusahaan sangat senang atas apa yang telah ia kerjakan sebagai penghargaan atau rewards. Tidak selalu perihal materi berupa uang ataupun hadiah dalam bentuk fisik lainnya. Atau jika memungkinkan, anda juga dapat mengajukan promoosi kenaikan gaji ataupu posisi berdasarkan prestasi yang telah diraih karyawan tersebut.

Sebenarnya sangat menguntungkan perusahaan denganmMemiliki karyawan milenial. Pasalnya, mereka masih banyak menyimpan tenaga yang cukup baik serta ide-ide baru untuk kemajuan bisnis di masa mendatang. Akan tetapi, buktinya karyawan milenial akan lebih mudah merasakan stres kerja karena tingginya harapan dan ekspektasi yang ada. Maka dari itu, sudah seharusnya human resource di setiap perusahaan bekerja sama dengan pimpinan dalam upaya mencegah stres karyawan.

Yuk, mulai bisnis online bersama kami 101Red

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here