Pemanfaatan AI pada Fitur Face Unlock dan Sidik Jari di Smartphone

92

101Red – Sejumlah perusahaan produsen smartphone melengkapi produknya dengan fitur keamanan pengunci layar dalam berbagai metode. Yang paling baru adalah sensor sidik jari di layar dan Face Unlock.

Penyerapan teknologi pengenalan wajah akan lebih cepat daripada fitur unggulan lainnya pada smartphone Android. Solusi facial recognition kini semakin jamak digunakan oleh sejumlah merek smartphone mulai kelas low budget hingga mid-range.

Beberapa smartphone menggunakan teknologi Face Scanning atau Face Unlock yang kemudian dinamai Face Access sejak 2017. Teknologi ini kemudian ditambahi dengan kemampuan AI dan sensor IR sinar infrared agar semakin cerdas dan akurat dalam mengenali wajah pemilik smartphone.

Fitur facial recognition atau AI Face Access kini dilengkapi dengan Artificial Intelligence (AI) dan IR yang mempercepat proses untuk mengenali wajah pemilik smartphone. AI Face Access, yang menjadi nama resmi fitur pembuka layar tersebut mampu mendeteksi wajah secara akurat dengan menggunakan teknik tiga dimensi (3D).

“AI Face Access bukan hanya untuk membuka pengunci layar namun juga dapat diaplikasikan untuk mengunci dan membuka beragam aplikasi, tanpa harus melakukan kontak fisik dengan smartphone, jadi sangat fungsional sebagai fitur autentikasi yang cerdas dan aman,” ujar Jason Fanjaya.

Berbeda dengan model pengaman layar smartphone seperti Pattern, PIN, atau alphanumeric password yang memerlukan kontak fisik, fitur AI Face Access mampu membuka layar hanya dalam waktu 0,1 detik. Meski kondisi di sekitar temaram, AI Face Access pada Vivo V11 Pro masih bisa mengenali wajah secara cepat karena bantuan sensor IR.

AI Face Access

Berbeda dengan model Face Unlock yang umumnya mengandalkan foto, AI Face Access akan menggunakan sensor IR yang menyinari wajah pengguna dan akan mengidentifikasi 1.024 titik unik di wajah kemudian menciptakan model 3D dari wajah pengguna.

Fitur AI Face Access juga tidak bisa diakali dengan menggunakan foto dari pengguna, karena foto merupakan bentuk 2D.

Dengan adanya sinar inframerah yang menyinari seluruh area wajah menjadikan fitur AI Face Access akan tetap bisa bekerja normal meski dalam ruang gelap. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh fitur Face Unlock yang berbasis foto.

Penggunaan algoritma mesin pembelajaran berbasis AI digabungkan dengan prosesor yang lebih cepat telah membuat teknologi AI Face Access mampu mengatasi banyak kelemahan pada model pengenalan wajah 2D yang masih tradisional.

Pemanfaatan AI Face Access

Penggunaan sensor sidik jari mungkin lebih nyaman dan lebih cepat karena sensor tidak mengharuskan pengguna untuk melihat langsung ke perangkat, bahkan smartphone dapat dibuka kuncinya ketika sedang dikeluarkan dari saku atau tas pengguna.

Nah, itu dia beberapa pemanfaatan teknologi AI pada keamanan pengunci layer dengan berbasis face unlock maupun sidik jari. Banyak sekali terobosan-terobosan pemanfaatan AI yang dapat membantu kehidupan manusia.

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here