Dampak Meluasnya Online Shop di Indonesia

28

101Red – Dengan perkembangan teknologi yang berkembang sangat pesat, saat ini manusia tidak perlu lagi bersusah payah mendapatkan informasi dengan media cetak seperti Koran dan Majalah. Kita bisa mendapatkan informasi apa saja, kapan saja dan dimana saja melalui internet. Dapat dikatakan, saat ini internet telah menjadi kebutuhan primer manusia. Internet telah menjadi bagian hidup manusia mulai dari pendidikan, media sosial hingga ekonomi-bisnis.
Belanja online merupakan kegiatan pembelian barang dan jasa melalui media Internet. Belanja Online diklasifikasikan sebagai transaksi e-commerce Business to Consumer . Dengan meningkatnya usaha dagang online yang berkembang di Indonesia, ditambah kecanggihan teknologi yang menggabungkan platform online dan layanan jasa maupun produk tentu saja mendatangkan banyak keuntungan dan kerugian baik dari pihak produsen, distributor maupun konsumen.
Situasi tersebut dimanfaatkan oleh penyedia layanan untuk mengembangkan bisnis mereka melalui e-commerce yang salah satu bentuknya adalah online shop atau belanja online.

Keuntungan dan dampak positif dari adanya online-shop ini antara lain

  • Belanja menjadi lebih praktis.
  • Bisa membandingkan harga dengan mudah dari satu online-shop ke online shop-lain.
  • Hemat tenaga dan waktu, tidak perlu berjalan dari satu toko ke toko lain untuk mendapatkan barang yang diinginkan.
  • Bisa mendapatkan barang dari mana saja, dari luar kota bahkan luar negeri.
  • Harga barang biasanya lebih murah.
  • Membantu perekonomian pedagang kecil.

Setiap hal yang positif pasti memiliki sisi negatifnya. Begitu juga dampak negatife adanya online shop, seperti berikut.

  • Kualitas barang yang tidak sesuai dengan gambar
  • Barang yang diterima cacat atau rusak ketika barang dalam pengiriman.
  • Tidak bisa membedakan barang asli atau tiruan.
  • Sering terjadi penipuan, setelah uang ditransfer, barang tidak diterima.
  • Menimbulkan perilaku konsumtif.
  • Rentan aksi pemboboloan rekening jika pembayaran dilakukan melalui Internet.

Untuk menyikapi hal-hal tersebut, jadilah pembeli yang cerdas. Teliti sebelum membeli, carilah informasi mengenai online-shop tersebut dan pilihlah cara paling aman dalam membayar. Dengan begitu, diharapkan kita bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan selama belanja online.

Online Shop Dapat Mengancam Pasar Tradisional
Pemerintah khawatir perkembangan bisnis online akan menggerus keberadaan pasar tradisional. Maka dari itu, pemerintah berharap pelaku usaha kecil dan menengah tidak terlalu bergantung pada media penjualan berbasis daring.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga tidak memungkiri jika penjualan melalui online bisa meningkatkan kinerja penjualan pelaku bisnis. “Saya yakin bisnis online ini sesuatu yang bisa menggulirkan pendapatan para pelaku UKM tapi tak boleh sampai semuanya dengan online. Pasar kita nanti bisa sepi,” katanya kepada wartawan saat wawancara usai meresmikan Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) Center, di Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (25/1).
Online Shop Dapat Meningkatkan Jumlah Pengangguran

Bos CT Corp yang juga menteri koordinator perekonomian era SBY, Chairul Tanjung, mengungkapkan bahwa skema jual beli online atau e-commerce berpotensi meningkatkan pengangguran di Tanah Air. Sebab, pedagang tradisional akan semakin kehilangan pembeli dan terpaksa gulung tikar.

“E-commerce itu suatu mekanisme dapatkan customer dengan bakar uang sehingga harga yang diberikan pasti jauh lebih rendah dari pedagang normal,” ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (4/4).

Menurutnya, solusi dari permasalahan ini ialah pedagang harus meningkatkan kualitas hidupnya dengan mengikuti perubahan zaman. Tiga kunci yang harus dipunya ialah inovasi, kreatif, dan jiwa kewirausahawan.

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here