Apa Itu Cash On Delivery (COD) Tips, Kekurang, dan Kelebihannya

39

101Red – Anda tentu sudah tidak asing dengan istilah COD atau cash on delivery ‘kan? Sebenarnya, metode pembayaran satu ini sudah ada sejak transaksi jual beli online mulai populer.

Jenis pengiriman dari pembelian online memiliki beberapa metode, yaitu metode pembayaran transfer, dompet digital, kredit dan saat ini yang sedang ngetrend adalah COD (Cash On Delivery). Pembayaran COD ini dilakukan langsung tatap muka yang dilakukan pembeli dengan kurir platform marketplace yang digunakan, tujuannya adalah untuk menghindari penipuan produk dan juga metode pembayaran langsung secara cash antara pembeli dan penjual (kurir).

Mudahnya metode ini tentu memiliki kelebihan yang dirasakan oleh pelanggan, namun ternyata ada kerugian yang dialami oleh kurir, apa saja itu? Berikut ini pengertian COD, kelebihan dan kekurangan COD, dan jasa ekspedisi yang menggunakan COD. Online shopping saat ini merupakan salah satu kegiatan berbelanja yang sangat digemari oleh semua kalangan. Setiap orang terhubung dengan internet, semua orang saat ini percaya dengan kegiatan jual beli di internet dan saat ini pula dunia internet memiliki keamanan yang cukup terjaga. Tumbuhnya platform marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan lainnya memudahkan masyarakat melakukan pembelian hanya dari rumah saja. Metodenya mudah, setelah melakukan transaksi maka barang yang dibeli akan segera sampai 2 sampai 3 hari tergantung jenis pengirimannya.

Pengertian COD (Cash On Delivery)

COD atau Cash On Delivery adalah metode pembayaran pada pembelian suatu barang yang akan dibayarkan lewat tatap muka atau ketemuan langsung antara penjual dan pembeli lalu mereka melakukan tawar menawar setelah melihat barang. Namun saat ini sistem pembayaran COD dilakukan bukan oleh sang penjual namun dilakukan oleh kurir platform marketplace yang menyediakan metode satu ini. Metode ini digunakan bertujuan untuk memudahkan pelanggan dalam mengukur produk sesuai atau tidaknya, dan mencegah dari penipuan yang sering terjadi.

Sistemasi COD

  1. Setelah transaksi marketplace atau penjual barang akan mengirimkan produk ke tim ekspedisi yang menyediakan fitur COD.
  2. Ekspedisi akan mengirimkan paket hasil penjualan kepada konsumen.
  3. Konsumen akan membayar barang dan ongkirnya ke kurir ekspedisi setelah melihat barang sesuai dengan deskripsi produk yang tertera oleh penjual.
  4. Kurir yang sudah menerimanya secara cash akan menyetorkan uang tersebut kepada bagian keuangan ekspedisi.
  5. Bagian keuangan ekspedisi akan mentransfer uang barang penjual secara utuh dikurangi ongkir dari ekspedisi tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pembayaran COD

Sistem pembayaran COD ini memang merupakan salah satu metode pembayaran yang sudah ada sejak dahulu, namun saat ini kembali menjadi metode pembayaran yang menguntungkan bagi pelanggan, apa saja kelebihan dari COD?

Tips atau Cara Melakukan Transaksi COD

Tips COD untuk Pembeli

Pastikan kamu memilih tempat yang aman untuk bertransaksi ke penjual. Jika penjual bersedia mengantarkan barang sampai ke rumah, maka akan lebih baik. Namun jika kamu harus bertemu di tempat lain, maka pastikan tempat tersebut aman dan sebaiknya kamu mengajak satu teman untuk menemani.

Apabila kamu menggunakan fitur pembayaran COD yang ada di e-commerce, pastikan kamu mengikuti prosedur yang tepat jika ingin mengembalikan barang. Ingat bahwa yang mengantar barangmu adalah kurir bukan penjual secara langsung, sehingga kamu tidak dapat langsung melayangkan komplain kepada kurir tersebut. Kamu harus tetap melakukan pembayaran, baru kemudian berdiskusi kembali dengan penjual tentang prosedur pengembalian barang.

Tips COD untuk Penjual

Berikut adalah beberapa tips untuk penjual yang melakukan transaksi COD dan mengirimkan barang secara langsung:

Pastikan tempat bertemu netral dan aman.

Selalu stand by dan aktifkan ponsel agar pembeli dapat dengan mudah menghubungi kamu.

Siapkan uang pecahan kecil, siapa tahu harus memberi uang kembalian ke pembeli.

Datang tepat waktu atau bahkan lebih awal dari waktu yang disepakati.

Beri penjelasan ulang kepada pembeli tentang produk yang kamu jual.

Bersikap sopan dan ramah terhadap pembeli.

Pastikan uang yang kamu terima dari pembeli bukan uang palsu.

Jika kamu merupakan penjual yang memanfaatkan metode pembayaran ini dari e-commerce, maka kamu tidak perlu khawatir. Pada dasarnya metode sistemnya tidak berbeda jauh dengan pembayaran lainnya karena uang memang akan kamu terima setelah pembeli menerima barang.

Namun kamu harus tetap hati-hati dan mengantisipasi adanya pembeli yang menolak membayar atau ingin membatalkan pesanan karena barang yang tidak sesuai. Sebagai penjual online, kamu harus memastikan produk yang kamu kirim sesuai dengan yang ada di katalog online, sehingga kejadian seperti ini dapat dihindari.

Sudah paham ‘kan sekarang apa itu metode pembayaran cash on delivery? Jika kamu adalah seorang penjual, metode satu ini harus benar-benar kamu manfaatkan karena hingga kini masih banyak sekali pembeli yang memilih metode satu ini.

Baca Juga : Meraih Kesuksesan, Kisah Sukses CEO Bukalapak

Kelebihan Sistem Pembayaran COD

  1. Pembelian produk dapat dikontrol sendiri apakah barang sesuai dengan yang diinginkan atau tidak.
  2. Barang yang tidak sesuai dapat dikembalikan dan transaksi dapat dibatalkan, dengan begitu kamu tidak perlu menyesal telah membelinya jika barang tidak sesuai.
  3. Terhindar dari penipuan.
  4. Dapat melakukan pembayaran dengan langsung atau cash.
  5. Membuktikan kualitas toko dan produk dengan metode COD
  6. Lebih banyak mengundang pembeli karena metode ini terpercaya dan sangat aman.

Melihat kelebihan yang dirasakan oleh konsumen cukup banyak, ternyata metode satu ini juga mempunyai kekurangan, apalagi kekurangan tersebut dirasakan banyak oleh para kurir, berikut penjelasannya.

Kekurangan Sistem Pembayaran COD

  1. Kerugian dirasakan oleh para kurir, seperti contohnya pada saat pengiriman diantarkan rumah dari calon pembeli kosong, atau tidak menepati janji pada saat ingin melakukan pertemuan. Apalagi dengan sistem COD, harus konsumen itu sendiri yang menerima barang, karena ketentuan dari sistem ini pembayaran harus dilakukan langsung secara cash, sehingga pertemuan tidak bisa diwakilkan atau kecil kemungkinan barang harus dititipkan ke tetangga.
  2. Konsumen tidak mengaku karena barang tidak sesuai dengan yang diinginkan. Bayangkan bila kurir sudah jauh-jauh mengantarkan barang besar yang belum tentu akan dibayarkan dan diambil oleh konsumen? Tentu akan menyusahkan kurir dan menghambat pengiriman lainnya.
  3. Melakukan tawar menawar memang merupakan definisi dari COD itu sendiri, namun untuk metode COD yang dilakukan bukan dengan penjual tentu melakukan tawar menawar tidak bisa dilakukan. Masih banyaknya calon konsumen yang menawar harganya tentu perlu edukasi lebih lanjut agar tidak menyusahkan para kurir yang sudah mengantarkan barangnya.
  4. Metode Cash yang tujuannya agar membuat konsumen percaya dengan barang yang dibelinya kadang suka disepelekan sehingga banyak kurir yang sudah datang ke rumah namun konsumen sendiri tidak memegang cash sehingga mereka harus mengambil uang tunai dulu ke atm, tentu hal itu akan merugikan kurir yang harus melanjutkan perjalanan. Yuk, mulai bisnis online bersama kami 101Red
daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here