10 Langkah Mudah Meningkatkan Penjualan Secara Online

40

101Red – Hasil penjualan yang meningkat menjadi tujuan utama para pelaku bisnis, tidak terkecuali untuk penjualan secara online. Nah yang menjadi pertanyaan, bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan untuk meningkatkan penjualan online?

Meskipun Anda dapat membuat perubahan drastis terhadap strategi pemasaran atau toko online Anda, terkadang yang dibutuhkan hanyalah mengubah dan menguji beberapa elemen kecil di situs Anda.

Proses ini disebut pengoptimalan konversi. Tujuan pengoptimalan konversi adalah untuk meningkatkan persentase pengunjung situs yang menjadi pelanggan berbayar. Bagi yang baru memulai bisnis online, pengoptimalan konversi sangat penting, karena ini akan membantu Anda memaksimalkan setiap kunjungan ke situs web Anda.

Statistik Kunci untuk Meningkatkan Penjualan Online Anda

Sebelum membahas lebih jauh, pastikan Anda meninjau berbagai jenis metrik yang akan Anda gunakan untuk mengukur kesuksesan penjualan Anda. Tentu saja, Anda harus memiliki perangkat lunak analisis web seperti Google Analytics (dengan Pelacakan eCommerce) sehingga Anda dapat mengetahui metrik Anda saat ini dan perubahan seara terukur.

Berikut adalah metrik penting yang perlu Anda ketahui:

Leads

Leads Anda hanyalah orang-orang yang telah menyatakan ketertarikan aktif terhadap produk atau layanan Anda. Tidak seperti pengunjung situs khusus Anda, mereka telah memberi nama atau informasi kontak mereka, serta izin untuk mengirimkan informasi tambahan kepada mereka.

Anda bisa melakukan beberapa cara berikut untuk menghitung jumlah leads:

  • Subscriber email. Jika Anda mengumpulkan alamat email untuk milis atau newsletter, jumlah pelanggan Anda adalah daftar lead Anda.
  • Pengguna terdaftar. Anda dapat mengundang pengguna untuk mendaftar ke toko online atau situs web Anda, bahkan sebelum mereka siap untuk membeli. Misalnya, jika Anda pernah membuat akun di salah satu toko ritel online seperti Amazon, Etsy, atau Walmart tanpa membeli apapun, Anda sudah menjadi salah satu lead mereka.
  • Formulir kontak (contact form) submission. Lead sebagai formulir kontak jika situs Anda memiliki formulir kontak yang cenderung diisi pengguna untuk mengajukan lebih banyak pertanyaan tentang bisnis Anda atau memulai pembelian.
  • Permintaan penawaran. Permintaan untuk penawaran biasanya berlaku untuk layanan. Apakah Anda memberikan pengembangan situs web, kemungkinan besar klien potensial telah menghubungi Anda untuk memperkirakan berapa biaya proyek mereka. Klien potensial ini adalah lead Anda.
  • Kombinasi semua cara. Anda bisa menggunakan semua cara di atas untuk mengumpulkan lead. Pastikan bahwa dengan setiap channel yang Anda gunakan, Anda memiliki cara untuk melacak dengan mudah jumlah lead yang Anda miliki per channel.

Jika toko online Anda baru, petunjuk ini akan mudah dihitung dan dipantau secara manual. Tetapi seiring pertumbuhan pelanggan Anda, Anda harus menemukan alat khusus untuk mengukur lead/prospek Anda tergantung pada bagaimana Anda mengumpulkannya. Ini bisa melalui software email marketing atau program analisis situs web Anda.

Tingkat konversi

Rasio konversi Anda didasarkan pada apa yang ingin dilakukan pengguna pada halaman tertentu. Ini adalah jumlah pengunjung yang melakukan aksi yang anda inginkan dibagi dengan jumlah pengunjung yang tidak ingin.

Misalnya Anda ingin meningkatkan konversi pada halaman produk tertentu. Untuk menghitung rasio konversi untuk bulan ini, lihat jumlah pengunjung unik yang mengeklik tombol “Beli Sekarang” di halaman itu sepanjang bulan. Kemudian, bagi dengan jumlah total pengunjung unik di halaman itu untuk bulan yang sama. Jika halaman produk Anda menerima 200 pengunjung unik, namun hanya 10 klik pada tombol “Beli Sekarang”, maka tingkat konversi Anda adalah 5 persen.

Tujuan Anda juga bisa meningkatkan jumlah lead yang Anda dapatkan. Jika Anda mengukur pelanggan email ke newsletter Anda, Anda dapat membuat squeeze page untuk menangkap alamat email. Dapatkan keseluruhan rasio konversi Anda dengan membandingkan jumlah pelanggan yang Anda dapatkan dari halaman tersebut dengan jumlah total pengunjung ke halaman tersebut.

Karena tujuan Anda untuk setiap halaman di situs Anda akan berbeda, Anda memiliki banyak pilihan untuk mengukur tingkat konversi Anda.

Bounce Rate dan Exit Rate

Tingkat boun rate dan exit rate akan memberi Anda gambaran tentang berapa banyak orang yang meninggalkan situs web atau halaman tertentu. Anda perlu mengetahui perbedaan keduanya agar Anda dapat mengetahui mana yang perlu Anda gunakan untuk setiap situasi.

Bounce Rate

Bounce rate situs Anda adalah persentase pengunjung yang hanya melihat satu laman di situs Anda, lalu pergi. Misalnya, squeeze page dengan tingkat bouncing tinggi dan rasio konversi yang tinggi adalah hal yang baik. Ini berarti bahwa begitu pengguna landing di halaman, mayoritas dari mereka melakukan tindakan yang Anda inginkan, apakah itu melakukan pembelian atau pendaftaran ke milis Anda. Tetapi jika tujuan Anda adalah membuat pengunjung menjelajahi katalog produk Anda, tingkat bounce rate yang tinggi mengindikasikan bahwa sebagian besar pengunjung mungkin tidak menggali lebih dalam produk Anda.

Exit Rate

Exit rate dari sebuah halaman, bagaimanapun, adalah persentase pengguna yang meninggalkan situs Anda dari halaman itu-terlepas dari berapa banyak halaman lain yang mereka kunjungi sebelumnya. Anda dapat memahami exit rate Anda dengan melihat perilaku pengguna Anda di seluruh situs web Anda dan melihat bagaimana mereka menavigasinya. Jika Anda menggunakan Google Analytics, Anda dapat menemukannya di bawah “Users Flow” report.

daftar belajar jualan online di 101red
daftar belajar jualan online di 101red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here